Di Balik Layar Video Kanwil BPN Provinsi Bali

Siapa yang tak mengenal Badan Pertanahan Nasional (BPN)? Hampir semua orang pernah mendengar, menonton video, atau setidaknya berurusan di kantor BPN termasuk Kanwil BPN Provinsi Bali. BPN merupakan instansi vertikal di bawah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Khusus di Bali, Kanwil BPN Provinsi Bali berkedudukan di jalan Tjok Agung Tresna nomor 7, Niti Mandala, Denpasar. Kanwil BPN Provinsi Bali membawahi 9 kantor pertanahan yang tersebar di seluruh Bali, diantaranya Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan, Klungkung, Bangli, Karangasem, Buleleng, dan Jembrana.

PRA-PRODUKSI

Di akhir tahun 2021, Kanwil BPN Provinsi Bali membuat terobosan untuk lebih mendekatkan diri ke masyarakat melalui medium video. Medium ini dinilai tepat untuk menyebarkan informasi ke masyarakat tentang pencapaian ataupun prestasi yang telah diraih oleh Kanwil BPN Provinsi Bali. Melalui video, informasi lebih mudah diterima masyarakat. Ditambah dengan suguhan visual statistik, video semakin terlihat menarik, tentunya tanpa mengesampingkan sisi informatif.

Setelah beberapa kali diskusi dengan pihak BPN mengenai konsep yang akan dibuat, tim Memorapro mencoba merumuskan dan mengerucutkan menjadi storyline disertai draft narasi. Beberapa kali draft ini dilempar kemudian dimatangkan kembali oleh masing-masing pihak. Hingga akhirnya terjadi kesepakatan pra-produksi. Skrip pra-produksi pun siap untuk diteruskan dan dikerjakan di bagian produksi.

PRODUKSI

Produksi hari pertama, tim Memorapro mengikuti aktivitas BPN menerima kunjungan kerja Wakil Menteri ATR/BPN, Dr. Surya Tjandra, S.H, LL.M, di desa Bangli, Baturiti, Tabanan. Kami merekam aktivitas tanya jawab dan sosialisasi pertanahan di desa tersebut. Tanya jawab terlihat cair, masyarakat antusias mengikuti acara ini hingga akhir.

Hari kedua tim Memorapro melaksanakan perekaman video di Kanwil BPN Provinsi Bali, Renon, Denpasar. Agenda kali ini adalah merekam aktivitas harian masing-masing bidang yang terdapat di Kanwil BPN Provinsi Bali. Terdapat bagian tata usaha dan 5 bidang, dengan total 84 pegawai. Masing-masing bidang mendemonstrasikan tugas dan fungsi di depan kamera. Terdapat juga adegan bersama seluruh pegawai seperti, apel pagi, rapat internal, dan pengucapan tagline BPN, “melayani, profesional, terpercaya”. Setelah semua rampung, dilanjutkan take on-cam Kakanwil BPN Provinsi Bali, Ketut Mangku, A.Ptnh.,S.H.,M.H, untuk menyatakan maklumat di ruangan Kakanwil.

Video BPN Kanwil Bali

Pegawai BPN Mengucapkan Tagline. Foto: Memorapro

Hari ketiga tim Memorapro merekam aktivitas pegawai menginput data pertanahan di kantor BPN Kota Denpasar. Dilanjutkan perekaman ruang penyimpanan sertipikat yang terdapat di kantor tersebut. Tampak tumpukan sertipikat yang dimiliki warga kota Denpasar tersimpan rapi di sini. Terakhir, kami berburu beberapa Barang Milik Negara (BMN) yang terdapat di kota Denpasar, di antaranya di Jl. Mohamad Yamin, Renon, Denpasar.

Baca juga: Jasa Pembuatan Siaran Lokal Bali untuk Televisi Jaringan

Hari keempat dilanjutkan dengan perekaman rencana kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) yang terdapat di bekas Galian C, Klungkung. Tim Memorapro berangkat pagi hari menuju ‘Bumi Serombotan’ agar paginya dapat berburu gambar keindahan barisan perbukitan di daerah Gunaksa. Setelah cukup, tim langsung meluncur ke bekas galian C yang letaknya tidak begitu jauh. Di bekas galian C, tim Memorapro sudah ditunggu oleh tim BPN Klungkung untuk membantu mengarahkan daerah-daerah yang bisa direkam. Tim Memorapro merekam area dari Bypass Bagus Mantra lurus ke arah selatan menuju pantai. Setelahnya, Tim Memorapro berangkat menuju kota Semarapura dan kota Gianyar untuk merekam aktivitas dan tata ruang daerah.

Hari kelima tim Memorapro menuju ke ujung barat pulau Bali, tepatnya di desa Sumberklampok, Buleleng. Lima jam perjalanan ditempuh dari Denpasar menuju ke lokasi. Di sana, tim Memorapro diarahkan ke Kantor Kepala Desa terlebih dahulu untuk mengutarakan maksud dan tujuan. Setelah cukup, tim Memorapro langsung meluncur ke lokasi diantarkan oleh seorang perangkat desa. Di lokasi, tim mengambil beberapa contoh gambar tanah yang sudah digarap, tanah terlantar, dan beberapa contoh tanah lainnya. Setelahnya, dilanjutkan dengan menerbangkan drone untuk merekam area yang lebih luas, seperti tanah perbukitan dan tanah hutan yang telah disertipikasi.

Video BPN Kanwil Bali

Tanah Perbukitan di Sumberklampok. Foto: Memorapro

Hari keenam dijadwalkan meluncur ke daerah Taro, Tegalalang, Gianyar. Di daerah ini tim Memorapro merekam aktivitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) milik masyarakat setempat yang dibina oleh BPN. Terdapat dua UMKM yang dikunjungi yakni UMKM yang bergerak dalam bidang pembuatan selai makanan dari buah yang ditanam sendiri serta UMKM yang bergerak dalam bidang pembuatan teh organik dari jahe merah.

Baca juga: Di Balik Layar Pembuatan Video Kolektor Plastic Bank di Jawa Tengah

Hari ketujuh atau hari terakhir, Memorapro membagi tim untuk berburu dan mengumpulkan stockshot Bali guna mendukung narasi pembuka video. Tim mencari landmark dan aktivitas yang dapat menggambarkan Bali secara umum, di antaranya pantai, patung Dewa Ruci, patung Catur Muka, terasering Ceking, timelapse Kintamani, aktivitas upacara adat, dan lain-lain.

PASKA-PRODUKSI

Sehari setelah semua footage terkumpul, asisten editor mulai merapikan dan mengklasifikasi file berdasarkan waktu, lokasi, dan aktivitas. Logging file memakan waktu sehari, sehingga hari berikutnya sudah siap untuk dibuatkan projek. Keesokan harinya, editor mulai merangkai gambar demi gambar yang terkumpul hingga membentuk potongan kasar sesuai dengan skrip yang disediakan. Proses editing rough cut memakan waktu hampir empat hari mengingat banyaknya file yang tersedia.

Setelah rough cut, langkah berikutnya merapikan dengan memasukan musik yang sesuai dengan semangat BPN, pemilihan musik cukup cepat karena editor sudah menemukan spirit yang ingin disampaikan. Terdapat tiga musik terpilih yang akan digunakan. Penyesuaian tempo dilakukan agar video dan audio berjalan harmonis. Editor menyiapkan catatan durasi dan grafis yang perlu diisi untuk diteruskan ke divisi Motion Graphic. Divisi ini bertugas merangkai data-data statistik untuk mendukung narasi, tim menggunakan style camera tracking untuk memadankan gambar real dan grafis yang ingin ditampilkan.

Setelah divisi Quality Control (QC) memeriksa dan menyatakan cukup matang, draft video profile pun dikirim untuk dapat diberi masukan oleh tim BPN. Hingga revisi ketiga, file dinyatakan lock. Tim editor kembali mengambil alih dengan menyelaraskan warna dan melakukan perenderan kualitas High Definition (HD) resolusi tinggi. Final check dilakukan kembali oleh tim QC, memastikan tidak terdapat kesalahan dan memenuhi standar untuk dapat dikirim kembali. File pun dikirim. Pihak BPN merasa puas dan tim Memorapro sangat senang dapat mengakomodir kebutuhan klien. Semoga dapat bekerjasama lagi di kemudian hari, tidak hanya BPN namun instansi-instansi lain baik pemerintah maupun swasta.